Tahukah kalian ibu merupakan wanita yang paling hebat dan mulia di mata kita. Mengapa demikian? Hal tersebut dikarenaibu memiliki pengaruh besar dalam kelangsungan hidup kita, terlebih di tengah pandemi covid-19 ini. Peran ibu menjadi jauh lebih besar selama pandemi Covid-19, mulai dari sebagai pengajar anak selama proses belajar mengajar secara daring hingga memastikan gizi keluarga terpenuhi untuk menjaga imunitas dari potensi penyebaran dan penularan Covid-19. Peringatan Hari ibu ini merupakan sebuah bentuk bukti atas dharma bhakti kepada ibu yang telah berjuang dengan penuhketulusan tanpa mengenal lelah.

Sejarah Hari ibu pertama kali dilakukan untuk mengenang kematian ibu dari seorang wanita berkebangsaan Amerika, Anna Jarvis pada tahun 1908 di Grafton, West Virginia. Sedangkan peringatan Hari Ibu di Indonesia pertama kali dilakukan padatanggal 22 Desember dan ditetapkan sebagai perayaan nasional. Tanggal ini diresmikan oleh Presiden Soekarno di bawahKeputusan Presiden Republik Indonesia No. 316 Tahun 1959 tanggal 16 Desember 1959. Menurut sejarahnya, Hari Ibu di Indonesia dirayakan pada ulang tahun hari pembukaan Kongres Perempuan Indonesia I yang digelar dari tanggal 22 hingga 25 Desember 1928. Dikutip dari buku Biografi Tokoh Kongres Perempuan Indonesia Pertama (1991) yang ditulis Suratmin danSri Sutjiatiningsih, kongres tersebut dilangsungkan di Yogyakarta, tepatnya di Ndalem Joyodipuran. Kongres Perempuan I adalah tonggak sejarah bagi wanita Indonesia. Sebab, wanita yang sebelumnya dianggap kaum terbelakang, sebenarnya mampu memberikan kontribusi dalam kemerdekaan. Termasuk juga menjadi solusi berbagai permasalahan bangsahingga saat ini. 

Seperti namanya, Hari Ibu adalah perayaan untuk ibu atas kontribusinya yang tiada henti terhadap pertumbuhan dan kesejahteraan anak-anaknya. Tujuan diselenggarakan hari ibu tersebut adalah sebagai bentuk penghargaan kepada perjuanganperempuan Indonesia dari masa ke masa. Moment peringatan Hari Ibu tahun ini bisa dikatakan jauh berbebeda dari tahun sebelumnya yang berada di tengah situasi pandemi Covid-19. Namun makna Hari Ibu tidak boleh dikurangi. Bagaimanapun peran ibu selama pandemi Covid-19 ini sangat dibutuhkan. Perempuan, terutama seorang ibu, merupakan kunci pertahanan kesehatan dalam keluarga. Perempuanlah yang telah banyak memasifkan gerakan 3M (Memakai masker, Mencuci tagan dan Menjaga jarak) serta mengatur penerapan protokol kesehatan Covid-19 pada keluarga. 

Sosok ibu di tengah pademi covid-19 sekiranya bisa terus meningkatkan kedekatan emosional antar anggota keluarga. Ibu dapat memberikan keteladanan dalam mencegah penyebaran virus corona ini. Peran penting ibu dalam keluarga di tengah pandemi covid-19 ini yang perlu kita beri apresiasi diantaranya :1. Ibu sebagai garda terdepan dalam mengawal dan menjaga kesehatan keluarga.2. Ibu sebagai pendidik selama proses Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di tengah pandemi covid-19 3. Ibu sebagai seorang ahli gizi demi mencegah penyebaran virus corona dalam keluarga4. Ibu sebagai penjaga kebersihan lingkungan serta seluruh anggota keluarga agar terhindar dari penularan pandemi covid-19

Peringatan hari ibu yang hanya dilaksanakan satu hari ini,mungkin tidak akan pernah cukup untuk membayar jasanya danmenghormati para ibu. Ibu memiliki pekerjaan mulia yang tidakbisa dianggap remeh. Ibu merupakan sosok yang patut dihormatidan patut menjadi tauladan bagi keluarga tercintanya.Perjuangan seorang ibu sangatlah besar dalam menghindarkan keluarga dari pandemi Covid-19. Ibu adalah cinta yang abadi. Selamat Hari Ibu 22 desember 2020 untuk para perempuan calon ibu mapun yang telah menjadi ibu.

Sumber : wikipedia

Ar Rahmah Creative Team (ARCT)
Penulis : Vina Rahma Olivia
Ilustrator : Muhammad Hibban Purwanta

Share and Enjoy !

0Shares
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *