(Artikel dibuat oleh Tim Konseling SMPIT Ar Rahmah Pacitan)

Bullying berasal dari Bahasa Inggris, yaitu kata bull, yang berarti banteng yang senang merunduk kesana kemari. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), bully adalah ancaman dari pihak yang kuat kepada pihak yang lemah. Bullying sebagai “tindakan negatif secara fisik atau lisan yang menunjukkan sikap permusuhan.Perilaku bullying yang sering kita temui di lingkungan sekitar kita seperti perilaku seseorang atau sekelompok orang yang berulang kali mencoba untuk menyakiti seseorang yang lemah seperti memukul, menendang atau menyebarkan rumor, menggunakan nama panggilan yang kurang baik yang bersifat mengejek, menghina, menggoda serta cemoohan seksual.

Terdapat beberapa jenis bullying atau perundungan, yaitu perundungan sosial, perundungan verbal, perundungan fisik dan perundungan dunia maya atau yang sering kita sebut dengan cyberbullying. Untuk lebih jelasnya, mari kita simak pada gambar dibawah ini.

Jenis tindakan bullying dan pengertian
Illustrator : Shabrina Hikmah Khaerunnisa

Setelah mengetahui beberapa jenis bullying beserta pengertiannya, kita dapat membedakan dan menghindari perilaku bullying tersebut. Karena apabila seorang anak yang menjadi korban bully akan memberikan dampak yang buruk pada perilaku anak. Salah satu dampak yang terjadi adalah munculnya rasa takut pada untuk bertemu dengan teman, takut untuk bermain atau pergi ke sekolah, dan bahkan juga merasa takut untuk membicarakan masalahnya dengan guru bahkan juga dengan orang tua. Sangat dikhawatirkan terjadi dampak jangka panjang cukup serius, antara lain depresi, menyakiti diri sendiri, menarik diri dari pertemanan dan pergaulan, hingga bisa menyebabkan si korban melakukan bunuh diri. Dampak lain yang mungkin terjadi adalah berkurangnya rasa percaya diri pada anak yang menjadi salah satu penyebab kegagalan di sekolah, merusak emosi dan psikologis, kesedihan mendalam dan frustasi. Korban juga dapat mengalami gangguan tidur dan makan, menutup diri dari pergaulan sehari hari, dan lain sebagainya.

Dampak yang ditimbulkan akibat perilaku bullying ternyata sangatlah besar. Sehingga perilaku bullying perlu dicegah dengan beberapa cara yang dapat kita simak pada gambar berikut.

Tata cara menghadapi perilaku bullying
Illustrator : Shabrina Hikmah Khaerunnisa

Anak adalah generasi penerus emas yang berarti generasi penerus masa depan keluarga, bangsa, dan agama. Mari selamatkan generasi bangsa dengan bersama kita cegah perilaku bullying. (BK)

Share and Enjoy !

0Shares
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *