Tanggal 20 November 2020, yang diperingati sebagai Hari Anak Internasional, kali ini berbeda dengan sebelumnya. Hal ini dikarenakan kondisi pandemi COVID-19 yang memberikan berbagai dampak negatif, salah satunya adalah timbulnya gangguan psikis pada anak yang disebabkan oleh depresi atau stres yang berlebihan.

Dr. dr. Fidiansjah menyatakan 30% anak usia dibawah 18 tahun mengalami mental health dari total anak 79,5 juta jiwa. Anak dengan kondisi mental yang tertekan dapat menyebabkan terjadinya stress atau depresi. Gangguan kesehatan mental pada anak ini salah satunya dikarenakan oleh adanya tekanan dari orang tua. Tak jarang orang tua memaksa anak untuk dapat mencapai target atau ekspektasi yang melampaui kemampuan anak. Terlebih pada kondisi pembelajaran jarak jauh yang dilakukan secara daring saat ini, orang tua seharusnya lebih banyak memberikan dukungan dan bimbingan pada anak dalam belajar.

Untuk tetap menjaga kesehatan mental anak, terdapat beberapa cara yang dapat dilakukan yaitu dengan membagi waktu antara kegiatan belajar dengan kegiatan santai anak. Anak melakukan kegiatan belajar sesuai dengan jadwal dari sekolah dan tidak menunda-nunda tugasnya. Selain itu anak juga harus mempunyai waktu untuk melakukan kegiatan yang menyenangkan misalnya dengan berolahraga, berkumpul dengan keluarga atau kerabat dekat dan melakukan kegiatan lain yang dapat mengembalikan keceriaan anak. Orang tua tidak perlu memaksakan anak untuk selalu mencapai target tanpa mengetahui kemampuan anak sebelumnya, karena hal itulah yang akan membuat anak menjadi tertekan.

Peringatan Hari Anak Internasional ini mengingatkan kita semua bahwasannya hak  asasi manusia tidak melulu mengenai hak-hak orang dewasa, namun hak anak juga tetap harus di tegakkan . Tak terkecuali mengenai kesehatan mental anak yang sangat penting kita perhatikan. Anak-anak adalah generasi emas. Mari  bersama kita tumbuhkan generasi bangsa yang berkualitas. Selamat Hari Anak Internasional!!

Penulis : Deva Floreta (Ar Rahmah Creative Team (ARCT))
Illustrator : Irgie Fadlin Choirun Nisa & Rifda Salsabila (8B)

Share and Enjoy !

0Shares
0

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *