Maraknya bentuk penyimpangan yang dilakukan anak usia sekolah / remaja adalah sesuatu yang harus menjadi perhatian bersama dan secepatnya diantisipasi. Masa remaja adalah masa dimana proses penemuan jati diri dan perkembangan psikologi, sehingga sangat perlu mendapatkan pendampingan. Peran ini harus dilaksanakan baik oleh Orang tua (keluarga) dan Sekolah. Namun sebaik apapun pembiasaan di Sekolah tidak akan berhasil tanpa dukungan elemen lainnya seperti orang tua sebagai pendidik pertama dalam keluarga. begitu pula sebaliknya. Ibarat seekor burung, ia tidak akan bisa terbang mencapai ketinggian tanpa adanya sepasang sayap yang mampu membawanya seimbang di udara.

Anggapan bahwa dengan memasukkan anak mereka kesekolah apalagi sekolah-sekolah unggul kepribadian anak akan terbentuk sesuai dengan keinginannya adalah sesuatu yang salah.  Sampai kapanpun pendidikan keluarga tetap menjadi dasar utama dalam pembentukan kepribadian anak. Oleh karena itu penting sekali sinergi antara sekolah dan keluarga ini dibangun, tentu dengan tujuan menyamakan frekuensi dan persepsi tentang bagaimana mengupayakan pendidikan terbaik bagi sang anak. Senada dengan hal ini, SMP-IT Ar Rahmah Pacitan berupaya membangun kemitraan Sekolah dengan Orang Tua dengan berbagai terobosan, salah satunya Program Parenting.

Minggu (6/1/2019), SMP-IT Ar Rahmah Pacitan melaksanakan kegiatan Seminar Parenting dengan tema “Menanamkan Disiplin Pada Anak”. Kegiatan yang dilaksanakan di Gedung Karya Dharma (Kompleks Pendopo Kabupaten Pacitan ini diikuti Orang Tua siswa dan undangan umum. Pada Seminar kali ini, SMP-IT Ar Rahmah Pacitan kembali mengundang Ust. Muhammad Iqbal Ph.D (Dekan Fakultas Psikologi Universitas Mercu Buana Jakarta) sebagai pembicara.

Tokoh yang juga Owner Rumah Konseling memaparkan banyak hal terutama tentang psikologi remaja dan permasalahan yang kerap dialami remaja baik di rumah maupun di sekolah. Lebih lanjut, beliau berbagi kiat-kiat tentang bagaimana orang tua menyikapi ‘keunikan’ dan menanamkan disiplin kepada anak. Beliau menegaskan bahwa konsep disiplin itu adalah keteladanan. Orang tua dan Guru adalah model bagi anak-anaknya sehingga harus mampu memainkan peran-perannya dengan baik. Beliau juga menyampaikan bahwa pendidikan pgama adalah pondasi utama untuk membentuk akhlak dan mengembangkan kemampuan yang lainnya. Tidak berhenti disitu, dalam kesempatan ini orang tua mendapatkan kesempatan untuk sharing bersama permasalahan yang dihadapi dalam menghadapi anaknya.

Parenting ini bukanlah yang pertama, melainkan sudah menjadi agenda wajib yang dilaksanakan tiap tahun. Ini merupakan komitmen bersama antara sekolah dengan komite untuk mengupayakan yang terbaik untuk putra-putrinya. (Ts)

 

4 Thoughts on “SMP-IT Ar Rahmah Pacitan Membangun Kemitraan Dengan Orang Tua Melalui Seminar Parenting”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *